ArtisHiburan

Lula Lahfah Meninggal di Apartemen: Polisi Ungkap 7 Temuan dalam Penyelidikan

Jakarta – Selebgram dan influencer Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026 malam. Peristiwa ini mengundang perhatian publik luas karena kondisi kematian yang masih diselidiki pihak kepolisian, serta sejumlah temuan awal dari aparat yang menangani kasus.

Penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan hingga kini masih mendalami peristiwa tersebut. Hingga Rabu (28/1), penyelidikan terus berjalan meskipun penyebab pasti kematian Lula belum diumumkan secara resmi oleh otoritas kepolisian.

Berikut ini rangkuman temuan polisi yang berhasil dihimpun redaksi:


1. Barang Bukti: Obat-obatan dan Surat Rawat Jalan Ditemukan di TKP

Pada saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim kepolisian menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) di kamar apartemen Lula. Barang bukti ini menunjukkan bahwa korban baru saja menjalani perawatan medis sebelum ditemukan meninggal dunia.


2. Lula Sempat Menjalani Pengobatan Sebelum Kematian

Keterangan dari saksi, termasuk asisten rumah tangga, mengungkap bahwa Lula sempat menjalani pengobatan pada hari sebelum kepergiannya. Dokumen medis yang ditemukan polisi diperkuat oleh informasi tersebut.


3. Tidak Ada Tanda-tanda Penganiayaan pada Tubuh Korban

Polisi memastikan bahwa tidak ada tanda fisik kekerasan atau penganiayaan pada tubuh Lula saat ditemukan. Menurut keterangan pihak kepolisian, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi luar korban yang tidak mengarah pada dugaan kekerasan.


4. Riwayat Operasi dan Kondisi Kesehatan Lula

Penyidik juga menyebutkan bahwa Lula pernah menjalani operasi batu ginjal dan memiliki riwayat asam lambung akut. Informasi ini diperoleh dari pihak rumah sakit dan menjadi bagian dari penyelidikan medis yang dilakukan polisi.


5. Kesaksian Saksi: Terdengar Mengerang Kesakitan

Menurut keterangan asisten rumah tangga, suara mengerang seperti kesakitan pernah terdengar dari dalam kamar pada dini hari sebelum tubuh Lula ditemukan. Kesaksian ini menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk menelusuri kondisi korban jelang kematian.


6. Penolakan Autopsi oleh Keluarga

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Lula, sehingga polisi menggunakan metode penyelidikan ilmiah lain termasuk pemeriksaan medis dan laboratorium forensik untuk menentukan penyebab kematian. Polisi juga akan memanggil keluarga untuk mendalami alasan penolakan autopsi.


7. Pemeriksaan Saksi: ART hingga Reza Arap

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian, termasuk asisten rumah tangga, sopir, asisten pribadi, dan kekasih Lula, Muhammad Reza Oktovian alias Reza Arap. Reza Arap diketahui menjalani pemeriksaan selama beberapa jam untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.


Perkembangan Penyelidikan Terbaru

Meski sejumlah temuan awal telah dikumpulkan, polisi menegaskan bahwa penyebab kematian Lula Lahfah belum dapat disimpulkan sampai seluruh bukti dianalisis secara lengkap. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat tidak berspekulasi atau menyebarkan isu yang belum terverifikasi, terutama yang berkaitan dengan dugaan overdosis atau hal lain yang belum dikonfirmasi.

Penyelidik saat ini masih menggabungkan keterangan saksi dengan bukti fisik dan rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk menyusun kronologi lengkap kejadian secara akurat. Pemeriksaan laboratorium dan analisis forensik terhadap barang bukti di lokasi juga masih berlangsung.


Respons Keluarga dan Publik

Keluarga dan sahabat dekat Lula menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang dikenal luas di media sosial. Di sisi lain, penolakan terhadap autopsi menunjukkan adanya pertimbangan pribadi keluarga yang hingga kini tengah didalami polisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *