Artis

Ini Dia Artis Indonesia yang Menjalani Poligami: Harmonis Hingga Penuh Tantangan

Jakarta — Poligami sering menjadi topik hangat di Indonesia karena menyangkut kehidupan pribadi tokoh publik, terutama artis. Meski poligami diperbolehkan dalam ajaran agama Islam dengan syarat adil kepada semua istri, kenyataannya praktik ini membawa dinamika yang berbeda bagi setiap pasangan. Beberapa artis pria Indonesia pernah memilih jalur ini dalam perjalanan rumah tangga mereka, baik yang berjalan harmonis maupun yang berujung masalah.

Berikut ini rangkuman artis Indonesia yang pernah atau sedang menjalani poligami, lengkap dengan perjalanan rumah tangga mereka:


1. Parto Patrio – Belajar dari Pengalaman

Parto Patrio, komedian yang dikenal sebagai anggota grup Patrio, pernah menjalani poligami sejak tahun 2001. Ia menikahi dua wanita, Ida Murwani dan Dina Risty, dalam satu waktu. Namun seiring berjalannya waktu, Parto memutuskan untuk berpisah dengan istri pertamanya, Ida, karena hubungan yang kurang harmonis. Dari dua pernikahan itu, Parto dikaruniai beberapa anak, termasuk seorang putri dari Dina Risty, Amanda Caesa. Kini Parto fokus menjaga stabilitas keluarga dan membangun hubungan yang lebih baik dengan anak-anaknya.


2. Opie Kumis – Poligami dengan Dinamika Rumah Tangga

Pelawak Opie Kumis (Muchtar Luthfi) juga pernah menjalani kehidupan poligami. Ia diketahui memiliki hingga empat istri dalam satu periode. Seiring waktu, jumlah istri berkurang karena salah satunya meninggal dan yang lain memilih bercerai. Opie secara terbuka mengakui bahwa konflik dalam rumah tangga adalah hal manusiawi. Meski begitu, ia tetap berupaya menjaga keharmonisan dan saling menghargai di antara keluarga besarnya.


3. Azis Gagap – Rumah Tangga yang Terlihat Adem

Sebelum namanya dikenal luas, Azis Gagap sudah hidup bersama dua orang istri: Nurkhasanah dan Dewi Keke. Uniknya, kehidupan mereka justru sering terlihat rukun dan jarang tersentuh gosip miring. Kedua istri Azis bahkan terlihat kompak layaknya saudara sendiri dalam kegiatan sehari-hari. Azis mengaku terus berusaha bersikap adil sebagai suami dan ayah, yang menurutnya menjadi kunci keharmonisan keluarganya.


4. Unang Bagito – Kisah Poligami yang Penuh Tantangan

Tidak semua cerita poligami berakhir mulus. Unang Bagito, anggota pelawak grup Bagito, menjalani poligami tanpa sepengetahuan istri pertamanya. Ia menikahi istri kedua yang ternyata memiliki latar belakang yang rumit. Setelah menikah, Unang mengalami berbagai masalah termasuk kesulitan finansial. Akhirnya, istri keduanya memilih untuk bercerai di tengah masa sulit tersebut.


5. Erix Soekamti – Poligami dengan Restu dan Keharmonisan

Musisi Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti, memilih jalur poligami pada awal 2020. Ia menikahi Shara Sulthana sebagai istri kedua, dengan restu penuh dari istri pertamanya, Herdita. Hubungan kedua istri Erix dikenal akur dan nyaman, bahkan sering tampil bersama dalam berbagai kesempatan. Restu dari istri pertama membuat rumah tangga Erix termasuk contoh poligami yang harmonis.


6. Dik Doank – Poligami dengan Restu Istri Pertama

Cerita poligami juga datang dari Dik Doank (Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma). Ia memulai rumah tangganya dengan istri pertama Myrna Yuanita pada tahun 1993. Setelah hampir dua dekade bersama, Dik menikahi Khaerani sebagai istri kedua pada 2012 dengan restu dari Myrna. Hingga kini, kehidupan rumah tangga mereka terlihat penuh kebersamaan dan harmonis.


Fenomena Poligami di Kalangan Artis: Sorotan Publik dan Kontroversi

Poligami di kalangan selebriti sering menjadi sorotan media karena menyangkut kehidupan pribadi yang bersifat sensitif. Sebagian publik menilai praktik ini sebagai pilihan pribadi yang harus dihormati, selama dijalankan sesuai syariat dan hukum yang berlaku di Indonesia. Namun di sisi lain, poligami juga memicu diskusi luas tentang keadilan, komitmen, dan dampaknya pada anak-anak serta keluarga.

Meski tidak semua artis yang disebutkan berada dalam poligami yang langgeng, kisah mereka memberi gambaran bahwa setiap rumah tangga memiliki dinamika tersendiri. Baik itu yang berjalan harmonis maupun penuh tantangan. Pilihan untuk berpoligami tidak hanya soal memiliki istri lebih dari satu, tetapi juga soal tanggung jawab besar untuk berlaku adil secara emosional dan praktis terhadap semua pihak yang terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *