📍 Respons Tak Terduga Prabowo terhadap Kritikan MBG
Presiden Prabowo Subianto merespons kritik dan ramalan yang menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan gagal dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih bermarah atau menuntut pihak yang menghina, Prabowo justru meminta agar video-video yang berisi hinaan atau prediksi kegagalan terhadap MBG dikumpulkan untuk dijadikannya bahan evaluasi dan refleksi.
Instruksi ini disampaikan langsung saat Prabowo meresmikan 1.079 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Prabowo meminta kepada Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari untuk mengumpulkan video-video tersebut agar dapat ditontonnya secara berkala, bahkan setiap malam, supaya ia bisa memahami kritik publik secara langsung.
📺 Mencermati Kritik Publik Secara Langsung
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung bahwa beberapa pihak telah cepat mengklaim dan “meramal” bahwa program MBG tidak akan berhasil hanya berdasarkan waktu singkat pelaksanaan. Menurutnya, kritik seperti itu muncul di media sosial dan disebut banyak memuat content yang “menghina negara” serta program pemerintah.
Prabowo mempertanyakan penilaian tersebut dan ingin melihat sendiri klip-klip komentar dan video tersebut agar bisa mengevaluasi persepsi publik terhadap program MBG. Ia menekankan bahwa tujuan peluncuran program MBG adalah untuk menyelamatkan kesehatan anak-anak Indonesia, bukan untuk “menghina bangsa”, seperti tudingan beberapa pihak.
📊 Konteks Kritik terhadap Program MBG
Program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat, termasuk kritik melalui platform media sosial. Beberapa konten bahkan mengklaim program ini hanya akan membuang-buang anggaran negara atau tidak akan berhasil memenuhi targetnya — komentar yang lantas ditanggapi serius oleh Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa program MBG telah melayani puluhan juta penerima manfaat setiap harinya, dengan ribuan unit layanan gizi tersebar di seluruh Indonesia, dan bahkan terus meningkat dari waktu ke waktu. Pendekatan responsis terhadap kritik ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tidak hanya mengeksekusi kebijakan, tetapi juga memahami persepsi serta kekhawatiran masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut.
📌 Pendekatan Baru dalam Menghadapi Kritik
Respons Prabowo ini berbeda dari reaksi tradisional terhadap kritik kebijakan publik. Daripada menutup suara kritikus atau melakukan aksi hukum, ia justru memilih untuk mengakumulasi dan mempelajari konten yang mengkritik program MBG sebagai cara memahami dinamika opini publik. Menurutnya, hal itu bisa membantu pemerintah mengevaluasi penyampaian informasi, komunikasi kebijakan, dan respons program secara lebih akurat.
