Kesehatan

3 Butir Kurma Saat Sahur, Cukupkah untuk Puasa 14 Jam? Ini Penjelasan Ahli

Menjalani puasa selama lebih dari 12 hingga 14 jam membuat banyak orang bertanya soal kecukupan nutrisi saat sahur. Salah satu kebiasaan yang cukup populer adalah hanya mengonsumsi beberapa butir kurma. Namun, apakah sahur dengan tiga butir kurma saja benar-benar cukup untuk menjaga energi sepanjang hari?

Dalam laporan yang dimuat oleh Detikcom melalui kanal kesehatan, para ahli menjelaskan bahwa kurma memang memiliki kandungan nutrisi yang baik. Buah ini kaya akan gula alami, serat, vitamin, serta mineral seperti kalium dan magnesium yang membantu tubuh mempertahankan energi. Karena itu, kurma sering dianjurkan sebagai makanan pembuka saat berbuka maupun tambahan saat sahur.

Kandungan kurma dan manfaatnya saat puasa

Kurma mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diserap tubuh. Kandungan gula alami seperti glukosa dan fruktosa mampu memberikan dorongan energi dengan cepat. Selain itu, serat dalam kurma membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama dibandingkan makanan manis biasa.

Kurma juga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh, serta mineral penting yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot. Inilah alasan mengapa kurma menjadi salah satu makanan yang identik dengan Ramadan dan sering direkomendasikan oleh ahli gizi.

Apakah tiga butir kurma saja cukup?

Meski kurma memiliki banyak manfaat, para ahli menilai bahwa hanya makan tiga butir kurma saat sahur belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan energi selama puasa panjang. Tubuh tetap memerlukan asupan gizi seimbang yang mencakup karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan cairan.

Jika seseorang hanya mengonsumsi kurma tanpa tambahan makanan lain, energi yang diperoleh kemungkinan tidak bertahan lama. Gula alami dalam kurma memang memberi tenaga cepat, tetapi tanpa karbohidrat kompleks seperti nasi, roti gandum, atau sumber protein seperti telur, tahu, tempe, dan daging, tubuh dapat lebih cepat merasa lemas.

Selain itu, kebutuhan energi setiap orang berbeda. Faktor usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, hingga kebiasaan makan turut memengaruhi apakah sahur minimalis masih dapat menopang aktivitas sehari penuh atau tidak.

Sahur ideal menurut ahli gizi

Para pakar kesehatan menyarankan agar sahur tetap dilakukan dengan pola makan lengkap. Kurma boleh dikonsumsi sebagai pelengkap, tetapi bukan satu-satunya makanan.

Sahur ideal sebaiknya mencakup:

  • Karbohidrat kompleks untuk energi tahan lama, seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum
  • Protein dari telur, ayam, ikan, tahu, atau tempe untuk menjaga massa otot dan rasa kenyang
  • Sayur dan buah sebagai sumber serat, vitamin, dan mineral
  • Air putih cukup untuk mencegah dehidrasi selama puasa

Dengan kombinasi tersebut, tubuh dapat menyimpan energi lebih stabil sehingga risiko lemas, pusing, atau sulit berkonsentrasi saat berpuasa bisa berkurang.

Kurma tetap bermanfaat sebagai tambahan

Walaupun tidak cukup jika dikonsumsi sendirian, kurma tetap menjadi pilihan makanan sahur yang baik. Mengonsumsi beberapa butir kurma bersama menu utama dapat membantu meningkatkan asupan serat dan energi alami. Kurma juga praktis dan mudah dicerna, sehingga cocok bagi orang yang tidak terbiasa makan banyak saat sahur.

Bagi sebagian orang yang sedang sakit atau tidak memiliki nafsu makan, kurma dapat menjadi alternatif sementara. Namun, jika memungkinkan, tetap disarankan menambahkan sumber nutrisi lain agar kebutuhan tubuh terpenuhi.

Kesimpulan

Tiga butir kurma memang memberi manfaat dan energi awal bagi tubuh, tetapi tidak cukup jika dijadikan satu-satunya makanan sahur untuk menjalani puasa hingga 14 jam. Sahur dengan gizi seimbang tetap menjadi kunci agar tubuh kuat, fokus, dan terhindar dari kelelahan selama berpuasa.

Kurma sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti makanan utama. Dengan pola sahur yang tepat, ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *