Kriminalitas

Duo Maling Jembatan Besi di Jakarta Utara Ditangkap, Alasan Mereka Bikin Kejut

Jakarta — Aksi dua pelaku pencurian bahan besi di kawasan Jembatan Besi, Jakarta Utara menghebohkan warga setelah video mereka beredar viral di media sosial. Polisi kemudian menangkap keduanya setelah penyelidikan singkat, tetapi alasan di balik pencurian itu membuat banyak orang terkejut: besi curian itu ditukar dengan narkoba yang mereka beli secara ilegal.

Kejadian terekam jelas dalam video yang diunggah warga. Dua pria terekam tengah mencabuti dan membawa bahan besi dari lokasi terbengkalai pada malam hari. Video itu kemudian tersebar luas, mendorong warga melaporkan kepada pihak berwajib.

Petugas dari Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat setelah menerima informasi tersebut. Dalam waktu singkat, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku di kawasan yang sama. Identitas mereka kemudian diungkap oleh polisi sebagai F (22) dan S (24) — dua warga yang sudah menjadi target pengawasan karena beberapa kasus serupa.


Alasan Pencurian: Besi Ditukar Narkoba

Dalam proses pemeriksaan awal, keduanya mengaku melakukan pencurian bukan untuk dijual secara langsung, tetapi untuk ditukar dengan narkoba di pasar gelap. Besi yang berhasil mereka curi kemudian akan diserahkan ke bandar narkoba sebagai alat tukar guna mendapatkan barang haram tersebut.

Pengakuan ini mengejutkan petugas, karena biasanya kasus pencurian barang besi dikaitkan dengan motif ekonomi sederhana — menjual besi ke penadah atau tempat rongsokan. Namun dalam kasus ini, komoditas curian justru menjadi alat transaksi untuk membeli narkoba, sekaligus menunjukkan keterkaitan lintas jenis tindak pidana.


Barang Bukti dan Barang Curian Disita Polisi

Polisi menyita sejumlah barang sebagai barang bukti, termasuk:

  • Potongan besi curian dari lokasi Jembatan Besi
  • Senjata tajam yang digunakan pelaku
  • Bukti komunikasi terkait rencana penjualan besi

Kedua pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dijerat pasal pencurian dengan pemberatan dan kemungkinan tambahan pasal terkait peredaran atau kepemilikan narkotika, tergantung hasil penyidikan lanjutan.


Respon Warga dan Polisi

Warga yang menyaksikan aksi pencurian di video tersebut menyatakan prihatin sekaligus bingung dengan alasan pelaku. “Saya pikir mereka mencuri besi untuk dijual ke tempat rongsokan saja, ternyata itu buat narkoba,” ujar seorang warga yang ikut melaporkan kejadian tersebut.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol X menyatakan pihaknya akan terus memperkuat patroli di kawasan rawan pencurian maupun narkotika, termasuk lokasi-lokasi yang sering menjadi sasarannya para pelaku kejahatan.

“Kami tidak hanya menindak pencurian, tetapi juga akan menggali keterkaitan tindak pidana lain, termasuk narkoba. Peredaran dan penggunaan narkotika akan kami sikat habis,” tegasnya.


Kaitan antara Kejahatan Narkoba dan Pencurian

Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana predikat narkoba bisa mendorong pelaku melakukan kejahatan lain untuk mendapatkan barang terlarang tersebut. Kepolisian Metro Jakarta Utara menegaskan bahwa peredaran narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga mendorong meningkatnya tindak kejahatan lain seperti pencurian, perampokan, atau pemerasan.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada dan berperan aktif melaporkan apapun yang mencurigakan demi menjaga keamanan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *