Liverpool Tak Terkalahkan di Anfield: Libas Brighton 3-0 dan Melangkah ke Babak Kelima Piala FA 2026
Liverpool, Inggris — Liverpool FC mengukir kemenangan penting di Babak Keempat Piala FA 2025/2026, ketika mereka menekuk tamunya Brighton & Hove Albion 3-0 di Anfield pada Sabtu malam, 14 Februari 2026. Kemenangan ini membuat The Reds lolos ke Babak Kelima Piala FA, mempertahankan momentum kompetitif di salah satu turnamen tertua dalam sepak bola Inggris.
Kemenangan Liverpool diraih secara meyakinkan melalui tiga gol berkualitas yang dicetak oleh gelandang Curtis Jones, playmaker Dominik Szoboszlai, dan striker bintang Mohamed Salah dari titik penalti. Hasil ini menunjukkan performa solid tim asuhan Arne Slot di ajang piala, sekaligus respons yang kuat setelah beberapa pertandingan liga yang kurang konsisten.
Alur Pertandingan: Merangkai Gol di Anfield
Pertandingan berjalan dalam skenario yang relatif seimbang pada fase awal. Brighton, yang turun dengan skuad penuh, bahkan sempat unggul dalam penguasaan bola, tetapi Liverpool tetap mendominasi ritme permainan dan menghasilkan peluang terbaik.
Gol Pembuka oleh Curtis Jones
Skor dibuka pada menit ke-42 melalui gol yang diciptakan Curtis Jones. Berawal dari serangan cepat di sayap kiri, Milos Kerkez memberikan umpan matang ke kotak penalti yang berhasil diselesaikan dengan kaki kiri oleh Jones. Gol ini membawa Liverpool unggul 1-0 menjelang turun minum, memanfaatkan tekanan dini yang konsisten di lini pertahanan Brighton.
Dominik Szoboszlai Gandakan Keunggulan
Memasuki babak kedua, Liverpool menggandakan keunggulan pada menit ke-56. Serangan yang dibangun dari sisi kanan berujung pada umpan terobosan dari Cody Gakpo ke area penalti. Dominik Szoboszlai kemudian memaksimalkan peluang tersebut dengan tembakan keras ke sudut gawang, membuat Brighton tertinggal 2-0. Gol ini tidak hanya menambah keunggulan tetapi juga menjadikan Szoboszlai sebagai figur penting di lini serang Liverpool.
Salah Eksekusi Penalti
Liverpool kemudian mendapatkan penalti pada menit ke-67 setelah Mohamed Salah dijatuhkan di dalam kotak oleh pemain Brighton. Penyerang asal Mesir itu mengambil sendiri tugas sebagai eksekutor dan dengan tenang mengonversi penalti tersebut menjadi gol, memperbesar skor menjadi 3-0. Gol ini sekaligus menutup peluang kebangkitan Brighton dan mengamankan kemenangan telak bagi Liverpool.
Taktik, Statistik, dan Performa Tim
Liverpool tampil dengan strategi ofensif yang terstruktur dan agresif, memanfaatkan lebar lapangan untuk menekan Brighton yang mencoba mempertahankan tempo permainan mereka. Brighton sempat unggul dalam penguasaan bola, tetapi serangan mereka tidak efektif dalam menembus pertahanan Liverpool.
Kemenangan ini juga menunjukkan kedalaman skuad Liverpool di ajang piala. Pemain pelapis yang diturunkan mampu mempertahankan intensitas permainan, sementara para pemain inti seperti Szoboszlai dan Salah menunjukkan kualitas dan pengalaman mereka dalam momen krusial.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Usai pertandingan, pelatih Arne Slot memuji penampilan timnya, khususnya dalam menjaga konsistensi selama 90 menit penuh. Slot menekankan pentingnya keberhasilan ini untuk membangun kepercayaan diri jelang pertandingan kompetitif lainnya. Ia juga menyoroti kontribusi pemain muda dan pelapis yang memberikan opsi taktis lebih luas.
Salah satu pemain yang mendapatkan sorotan adalah Curtis Jones, yang mencetak gol pertama Liverpool dalam laga ini. Gol tersebut mengakhiri paceklik golnya bersama klub dan menjadi momen penting bagi kepercayaan dirinya. Sedangkan Mohamed Salah kembali membuktikan kualitasnya sebagai finisher terpercaya, khususnya dalam eksekusi penalti.
Dampak Kemenangan dan Lolos ke Babak Kelima
Hasil ini memastikan Liverpool berlanjut ke Babak Kelima Piala FA, alias 16 besar kompetisi. Bagi klub sekelas Liverpool, melangkah jauh di Piala FA tetap menjadi salah satu target kompetitif selain kompetisi liga utama dan turnamen Eropa. Lolosnya Liverpool ke putaran berikutnya diharapkan dapat meningkatkan moral tim serta memberi kesempatan untuk mengejar trofi lain di musim ini.
Sementara itu, Brighton harus rela tersingkir meskipun mereka menunjukkan determinasi dan perlawanan serius di sepanjang pertandingan. Kegagalan mencetak gol membuat perjalanan mereka di Piala FA musim ini berakhir lebih cepat, memaksa fokus mereka kembali ke kompetisi liga untuk memperbaiki posisi klasemen.
Sejarah Pertemuan dan Konteks Kompetisi
Ketika menatap laga ini, catatan sejarah pertemuan Liverpool dan Brighton memiliki beberapa momen menarik. Dalam pertemuan FA Cup sebelumnya, kedua tim saling menunjukkan kualitas kompetitif masing-masing. Namun pada musim ini, Liverpool tampil jauh lebih dominan di Anfield.
Piala FA sendiri merupakan kompetisi bersejarah di sepak bola Inggris yang kerap menampilkan kejutan dan momen tak terduga. Klub-klub besar seperti Liverpool selalu menjadi favorit kompetisi dan keberhasilan mencapai babak lanjut menunjukkan konsistensi serta kemampuan rotasi skuad yang baik.
Kesimpulan
Pertandingan Liverpool vs Brighton di Piala FA 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana klub besar memanfaatkan momen kompetisi piala untuk menunjukkan kualitas kolektif tim. Dengan kemenangan 3-0, Liverpool tidak hanya melaju ke babak selanjutnya tetapi juga menegaskan ambisi mereka untuk bersaing di semua ajang musim ini.
Tiga gol dari Jones, Szoboszlai, dan Salah menjadi bukti performa seimbang antara kreativitas lini tengah dan ketajaman di depan gawang. Momentum ini menjadi modal berharga bagi Liverpool dalam perjalanan mereka di Piala FA musim 2025/2026.

