Polisi Selidiki Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS di Salemba
Kepolisian tengah menyelidiki kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang melintas menggunakan sepeda motor di wilayah tersebut.
Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya kini melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut. Aparat kepolisian menyatakan akan menangani kasus ini secara serius serta mengumpulkan berbagai bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Korban diketahui merupakan Wakil Koordinator KontraS berinisial AY yang berusia 27 tahun. Setelah kejadian, korban langsung mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka akibat cairan yang diduga bersifat korosif.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan adanya insiden penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang aktivis di kawasan Salemba. Menurutnya, kepolisian saat ini masih mengumpulkan informasi serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
Ia menjelaskan bahwa korban sudah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah mengalami luka akibat cairan tersebut. Kepolisian juga terus melakukan pemeriksaan terhadap berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kami membenarkan adanya dugaan penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang korban di kawasan Salemba. Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis dan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian ini,” ujar Budi dalam keterangannya.
Pihak kepolisian juga mengerahkan tim penyelidik untuk mengumpulkan bukti di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh penyelidik, insiden tersebut bermula ketika korban sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Saat berada di lokasi kejadian, seseorang yang belum diketahui identitasnya diduga menyiramkan cairan berbahaya dari arah depan ke arah korban. Akibat serangan tersebut, korban kehilangan kendali dan terjatuh dari sepeda motornya.
Setelah mengalami kejadian tersebut, korban segera meminta bantuan kepada rekannya yang berinisial RFA. Rekan korban kemudian membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat RSCM untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Dokter yang menangani korban menyatakan bahwa korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuh, termasuk tangan kanan, tangan kiri, wajah, dada, dan mata sebelah kanan. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa luka yang dialami korban tergolong serius sehingga membutuhkan perawatan medis lanjutan.
Polisi Imbau Masyarakat Beri Informasi
Kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Aparat juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian.
Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk membantu penyelidik mengungkap pelaku serta mengidentifikasi motif di balik serangan tersebut.
Penyidik saat ini masih memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memperjelas kronologi peristiwa dan mengidentifikasi pelaku.
Kasus Kekerasan terhadap Aktivis
Insiden penyiraman cairan berbahaya terhadap aktivis ini menimbulkan perhatian publik karena menyasar seorang pembela hak asasi manusia. KontraS dikenal sebagai organisasi masyarakat sipil yang aktif mengadvokasi kasus pelanggaran HAM di Indonesia.
Serangan terhadap aktivis seringkali memicu kekhawatiran terkait keamanan para pembela HAM di Indonesia. Oleh karena itu, berbagai pihak meminta agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kejadian tersebut.
Sementara itu, fokus utama kepolisian saat ini adalah memastikan kondisi korban mendapatkan perawatan terbaik serta mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Pihak kepolisian menegaskan akan menindaklanjuti setiap informasi yang diperoleh dalam proses penyelidikan guna memastikan kasus ini dapat terungkap secara jelas.

