✈️ Presiden Prabowo Terbang ke Washington DC untuk Pertemuan dengan Donald Trump
Jakarta, Indonesia — Presiden Prabowo Subianto resmi meninggalkan tanah air menuju Washington DC, Amerika Serikat, pada Senin pagi, 16 Februari 2026, untuk melakukan kunjungan kerja strategis dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam kunjungan ini, Prabowo tidak sendiri — ia didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagai bagian dari rombongan terbatas yang turut terbang bersama.
Keberangkatan Prabowo dilepas oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
🤝 Agenda Pertemuan: Penguatan Hubungan Bilateral dan Kerja Sama Strategis
Dalam pertemuan bilateral yang direncanakan dengan Presiden Donald Trump, kedua pemimpin akan membahas berbagai isu strategis yang menjadi fokus kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, termasuk hubungan bilateral di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama strategis lainnya.
Salah satu topik utama yang masuk dalam pembahasan adalah perundingan tarif dagang antara kedua negara, di mana Indonesia berharap dapat memperkuat akses produk domestik ke pasar AS dan menciptakan keseimbangan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
Selain itu, kunjungan ini juga dipandang sebagai bagian dari diplomasi aktif Indonesia di kancah global di tengah dinamika geopolitik yang terus berubah, termasuk penekanan pada prinsip kerja sama multilateral dan regional.
🇺🇸 Konteks Isu Global dan Peran Indonesia
Selain pertemuan dengan Presiden Trump, rangkaian agenda kunjungan juga terkait dengan keikutsertaan Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi internasional seperti “Board of Peace” — sebuah forum global yang diinisiasi untuk membahas solusi perdamaian dan stabilitas kawasan. Keikutsertaan Indonesia dalam forum ini menunjukkan peran aktif negara dalam isu perdamaian dan kerja sama internasional.
Di sisi lain, perundingan dagang yang dijadwalkan berdekatan dengan agenda tersebut juga mencakup potensi penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariffs (ART) yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi ekspor Indonesia ke Amerika Serikat.
📌 Upaya Konsolidasi Sebelum Berangkat
Sebelum keberangkatannya, Presiden Prabowo juga disebut telah memimpin beberapa rapat strategis internal dengan sejumlah menteri Kabinet, termasuk Menko Bidang Perekonomian dan pejabat terkait lainnya, untuk memastikan posisinya dalam negosiasi ekonomi tersebut kuat dan menguntungkan bagi kepentingan nasional.
📍 Kesimpulan
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat merupakan bagian dari langkah diplomasi tinggi yang dirancang untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia–AS, sekaligus membahas kerja sama strategis di bidang ekonomi dan perdagangan. Kehadiran tokoh penting seperti Bahlil Lahadalia dan Teddy Indra Wijaya dalam rombongan menunjukkan fokus kuat pemerintah terhadap agenda ekonomi dan kerjasama kebijakan dalam kunjungan kenegaraan ini.
