Akhir Haru Pak Suderajat! TNI Minta Maaf dan Beri Kulkas hingga Kasur, Bukti Rakyat Masih di Hati
JAKARTA, tentangrakyat.id – Doa ribuan netizen yang membanjiri kolom komentar media sosial akhirnya terjawab dengan indah. Kisah pilu Suderajat, pedagang es gabus keliling yang sempat viral karena dibentak oknum aparat, kini berujung dengan senyum dan tangis haru.
Pihak TNI menunjukkan jiwa ksatrianya. Tidak hanya mengakui kesalahan anggotanya, perwakilan TNI langsung mendatangi kediaman sederhana Pak Suderajat untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan memberikan tali asih yang sangat berarti bagi kelangsungan hidup sang pedagang kecil.
Permintaan Maaf yang Menyejukkan
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, tidak ada lagi ketegangan seperti di video yang beredar. Pihak TNI dengan rendah hati merangkul Pak Suderajat, menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat dan tidak seharusnya menyakiti hati rakyat.
“Kami datang dengan niat tulus untuk meluruskan kesalahpahaman dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang bapak rasakan. Bapak adalah saudara kami,” ujar perwakilan TNI di lokasi.
Suderajat yang awalnya sempat trauma, tampak lega. Ia menyambut itikad baik tersebut dengan tangan terbuka, membuktikan besarnya hati seorang wong cilik yang pemaaf.
Kulkas Baru untuk Es Gabus
Momen paling menyentuh adalah ketika rombongan TNI tidak datang dengan tangan kosong. Mengetahui bahwa Suderajat mencari nafkah dari berjualan es kue jadul, mereka membawakan hadiah seperangkat alat rumah tangga yang sangat dibutuhkannya.
Sebuah kulkas (lemari pendingin) baru kini menghiasi rumahnya, menggantikan alat pendingin lama yang mungkin sudah tak layak. Kulkas ini tentu menjadi “nyawa” bagi usahanya agar es gabus dagangannya lebih awet dan segar. Selain itu, TNI juga memberikan kasur yang layak agar Pak Suderajat bisa beristirahat dengan nyaman setelah seharian keliling memikul dagangan.
Pelajaran Berharga: TNI Kuat Bersama Rakyat
Kejadian ini menjadi bukti bahwa kritik masyarakat didengar dan direspons dengan bijak. Tindakan TNI yang cepat melakukan koreksi dan memberikan santunan layak diacungi jempol. Ini mengembalikan kepercayaan publik bahwa slogan “Bersama Rakyat TNI Kuat” bukan sekadar kata-kata manis.
Bagi pembaca tentangrakyat.id, kisah Pak Suderajat adalah pengingat bahwa di balik seragam loreng yang gagah, masih ada hati nurani yang peka terhadap penderitaan rakyat kecil. Semoga kulkas barunya membawa berkah melimpah bagi rezeki Pak Suderajat!
